Tampilkan postingan dengan label my story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my story. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Maret 2013

bosan ?

ketika kita merasa bosan akan suatu kita kerjakan, mungkin kita berpikir ingin keluar atau mencari kerjaan baru. sama denga saya, saya juga pernah merasa bosan dengan latihan cheer saya, pernah gak ikut latihan rutin dengan alasan berbagai hal dan juga sempat berpikir untuk keluar. namun kecintaan saya terhadap itu dapat melawan pikiran-pikiran yang negatif.

Senin, 18 Februari 2013

pengalaman yang menyenangkan

nah kita lanjut denagn cerita saya. pengalaman yang menyenagkan bagi saya waktu saya mulai nge-dance adalah badan sehat (sepertinya) , mampu mengexpresikan mood kita melalui dance , melatih expresi kita , tambah teman , meningkat percaya diri nampil depan orang , puny kesan bangga mengikuti ini comtohnya kalau teman nanya eskul apa yang saya ikut terus saya jawab cheers ,m teman saya jawab " wah , keren dong , aku kalau bisa pengen ikut itu loh" hahaha jadi pengen senyum terus kalau ada yang bilang gitu . terus yah menyenangnya lagi adalah melatih kekompakan dari semua anggota kebayang gak sih , dari 9 anggota harus kompak banget , dan karna anggotanya cewek semua kalau sudah ketemiu bercerita terus jadi gak bosan kalau latihan terus gitu.

Pengalaman pribadi mengenai cheerleader

Hai semua , nama saya Dina hervina , suka dipanggil dina , vina atau kak jenong (bukan alasan jenong yaw ). di sekolah tercinta yaitu ex-RSBI SMAN 2 pontianak saya mengikuti eskul cheerleader bisa merangkap menjadi modern dance. awalmya sih senang aja nari-nari dari kecil saya suka ikut lomba-loma nari atau cuma mengisi acara tarian yang saya bawakan juga bukan cuma dance aja tapi tari tradisional aja , sebagai generasi muda indonesia harus ayau bisa di bilang wajib mencintai karya asli indonesia dan juga melestarikan kebudayyan agar tidak sirna karna pengaruh dari luar. nah dari kehobian itulah aku mengikuti eskul disekolah , selama saya bersekolah disekolah sudah sering mengikuti perlombaan cheerleader atau modern dance  walaupun jarang banget menang tapi saya mengikuti ini bukan untuk menjadi pemenang tapi kepuasaan diri saya kalau saya sudah melakukan yang terbaik . nah ini pengalaman awal saya mengikuti cheerleaders loh . cerita selanjutnya akan saya posting tunggu yah :*

Kompak Lewat Cheerleaders

Apa itu kompak?
 
Kompak bisa diartikan bersatu padu dalam melakukan kegiatan bersama orang lain, dan tanpa menonjolkan kepentingan pribadi. Kompak bisa berarti pula sikap mau bekerjasama, saling menghargai antar anggota kelompok, serta bersedia mengorbankan kepentingan diri sendiri demi kepentingan kelompok.
Biasanya, dalam satu kelompok terdiri dari banyak anggota dengan berbagai macam sifat dan perilaku. Oleh karena itu, tak aneh bila dalam kelompok terjadi selisih pendapat antara satu anggota dengan anggota lain. Sebab, setiap orang tentu memiliki pendapat, selera, dan keinginan  yang bisa berbeda-beda.
Nah, agar kelompok tetap harmonis, utuh, dan bersatu untuk mencapai tujuan bersama, setiap anggota dituntut saling menjaga kekompakan. Lalu, apa manfaat kompak?
Ada banyak manfaat yang bisa kita petik dari berlatih menjaga kekompakan. Manfaat itu antara lain suasana nyaman, tenteram, damai, bahagia,  saling tolong-menolong, dan tercapainya tujuan bersama.

Cara Melatih Kekompakan
 
Suasana kompak harus diciptakan dan dipelihara. Caranya bermacam-macam, antara lain mengembangkan sikap toleransi, mau memahami dan menghargai perbedaan, serta saling percaya. Selain itu, kita juga perlu mengembangkan sikap saling berbagi, bekerja sama, dan membuang jauh sikap egois.
Salah satu cara  untuk melatih sekaligus menguji kekompakan adalah dengan sering tampil bersama kelompok dalam sebuah pentas, entah itu berupa lomba maupun pentas seni. Ratusan teman kita yang tergabung dalam puluhan kelompok atau tim, berkumpul dalam acara tersebut. Mereka ada yang ikut lomba pemandu sorak (cheerleader), yang sangat menuntut keharmonisan dan kekompakan. Mereka sangat cekatan melakukan gerakan-gerakan sulit seperti split, kayang, dan membentuk formasi piramida. Wah, bila tak kompak, niscaya gerakan mereka akan berantakan, kacau, dan bahkan berbahaya bagi anggota tim.
Selain lomba pemandu sorak, di antara mereka juga ada yang ikut lomba ensemble musik. Bayangkan dari begitu banyak alat musik yang dimainkan oleh orang yang berbeda, harus tercipta harmoni indah yang enak untuk dinikmati. Meskipun pemain alat musiknya itu berkemampuan hebat, tapi tak boleh egois dan menonjolkan kehebatannya. Ingat, intinya adalah kekompakan yang pada akhirnya menghasilkan harmoni.
Menang atau kalah dalam lomba itu biasa. Yang luar biasa adalah keberanian untuk tampil, sambil membuktikan bahwa kekompakan tim itu modal utama untuk meraih tujuan bersama.
Nah, ingin lihat bagaimana kekompakan teman-teman kita dalam gerakan cheerleadersmusik dalam Saksikan saja penampilan mereka dalam ajang Kidsfest di Summarecon Mall Serpong pada hari Sabtu 20 Oktober 2012 (lomba ensemble) dan 21 Oktober 2012 (lomba cheerleaders ).
Tips agar selalu kompak dalam kelompok
  • Buatlah jadwal bertemu, belajar, dan berlatih bersama dengan anggota kelompok. Lalu, patuhi bersama jadwal tersebut. Bila ada yang berhalangan hadir, wajib memberi tahu. Dengan demikian, semangat dan kekompakan kelompok tetap terjaga.
  • Beda pendapat itu biasa. Bila pendapat kita tidak diterima oleh anggota kelompok lain, tetaplah lapang dada, tak perlu mengambek atau mogok. Sebab, mungkin saja pendapat kita memang kurang pas untuk keadaan kelompok saat itu.
  • Biasakan bersikap saling terbuka dan jujur satu sama lain. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman di antara anggota kelompok.

Senin, 21 Januari 2013

Q2S DANCE


Sejarah Cheerleading

Sejarah Cheerleading (Pemandu Sorak)



Pasti teman-teman pembaca tau apa itu Cheerleading (Pemandu Sorak) atau lebih dikenal dengan nama Cheers .Tapi pasti kebanyakan dari kalian belum tahu kan asal usul Cheerleading itu seperti apa? Yuk kita telusuri lebih jauh!
Cheerleading adalah sebuah aktivitas fisik yang termasuk dalam kategori olahraga. Gerakan-gerakan yang dilakukan juga cukup sulit lho! Seperti melompat, jungkir balik, akrobat dan bahkan ada unsur menarinya. Pada umumnya aktivitas ini  diperuntunkan untuk menyemangati tim-tim olahraga ketika mereka sedang menghadapi pertandingan. Anggota mereka biasa disebut Cheerleader
.

Pasti beberapa dari kalian berpikir bahwa Cheers adalah olahraga yang ‘cewek banget’. Tapi tahukah kamu bahwa orang yang menciptakan Cheerleading & pertama kali menjadi cheerleader adalah seorang pria bernama  Johnny Campbell? Ia mengumpulkan dan mengarahkan teman-teman  kampusnya untuk mendukung tim American Football kampus mereka di University of Minnesota, Amerika Serikat, pada 2 November 1898. Ia membuat yel-yel yang kemudian diikuti oleh para pendukung tim AF kampusnya.
Pada awalnya Cheerleading lebih banyak diikuti oleh cowok. Namun sejak tahun 1923, cewek diperbolehkan untuk masuk tim karena kekurangan orang. Sebab pada masa itu kebanyakan cowok sibuk ikut berperang

Pada 1948, Lawrence “Herkie” Herkimer membentuk National Cheerleaders Association (NCA).

Di tahun 1960, National Football League (NFL) mulai mengorganisir tim pemandu sorak profesional. Di musim kompetisi 1972-1973, tim pemandu sorak Dallas Cowboys Cheerleaders memulai debutnya dan langsung menarik perhatian karena pakaian yang minim dan gerakan tari yang rumit.
Di Amerika Cheerleading biasanya berhubungan dengan American Football dan Basket. Namun semakin berkembangnya jaman, Cheerleading lebih banyak diikuti remaja perempuan dari berbagai sekolah untuk kemudian dilombakan antar sekolah.
CHEERLEADERS INDONESIA
-
-
-
-
-
-
-
-
-

Senin, 14 Januari 2013

Daftar Tim Cheerleader SMA

PROFIL TIM SMA (sesuai urutan abjad)
PROFIL TIM SMP (sesuai urutan abjad)

Definisi cheerleader

Pemandu sorak (Inggris: cheerleading) adalah perpaduan gerakan dinamis senam, tari, akrobatik, dan sorak-sorai untuk memberi semangat tim olahraga yang sedang bertanding, atau sebagai olahraga yang diperlombakan secara kompetisi. Istilah pemandu sorak juga digunakan untuk menamakan orang yang melakukan aksinya (bahasa Inggris: cheerleader).
Para pemandu sorak bertugas memimpin teriakan-teriakan untuk memberi semangat dan motivasi kerumunan orang.